Perencanaan Kebutuhan Logistik Pemilu Dimulai Sejak Dini

Sabtu, 11 November 2017 | 20:47:49 WIB | Dibaca: 1448 Kali


PESERTA RAKOR LOGISTIK

Jambi, kpud-jambiprov.go.id.  Dalam rangka menginventarisasi kebutuhan dan pengganggaran logistik Pemilu/Pemilihan, KPU Provinsi Jambi melaksanakan Rapat Koordinasi bersama seluruh KPU Kabupaten/Kota Se - Provinsi Jambi yang diikuti oleh Divisi Logistik dan Kasubbag Umum KPU Kabupaten/Kota pada hari Sabtu (4/11/2017).

                Hadir dalam pembukaan acara tersebut  Ketua KPU Provinsi Jambi H.M. Subhan, S.Ag, MH beserta Anggota KPU Provinsi Jambi, Sekretaris KPU Provinsi Jambi, Para Kabag dan Kasubbag di bagian Keuangan, Umum dan Logistik KPU Provinsi Jambi. Selanjutnya Bapak Pahmi, SY, S.Ag, M.Si selaku Ketua Divisi Logistik KPU Provinsi Jambi dalam arahannya menegaskan “bahwa untuk KPU Kabupaten/Kota yang melaksanakan Pemilihan Tahun 2018 harus sudah melakukan perencanaan dari sekarang, harus dicermati desa dan kecamatan yang mengalami perubahan atau pemekaran agar segera dilaporkan karena menyangkut kebutuhan logistik termasuk pencermatan pemekaran TPS atau regrouping TPS untuk segera dilakukan pemetaan”.

                Selanjutnya acara dilanjutkan dengan penyampaian Daftar Inventaris Masalah (DIM) oleh Kabupaten/Kota Se-Provinsi Jambi, dalam kesempatan tersebut hampir seluruh KPU Kabupaten/Kota menyampaikan keluhan kondisi gudang penyimpanan logistik yang tidak layak, serta meminta agar KPU RI menganggarkan sewa gudang untuk persiapan Pemilu 2019. Karena dengan adanya regulasi penggunaan kotak suara transparan dan penggunaan kotak suara sebanyak 5 (lima) kotak suara per TPS tentunya membutuhkan gudang logistik yang baik.

                Sementara itu Sekretaris KPU Provinsi Jambi, Drs. H. Heri Mujono yang hadir dalam acara tersebut menyampaikan komitmennya untuk memastikan bahwa Pemilihan 2018 dan Pemilu 2019 pengadaan logistik dapat dilakukan dengan baik dan minim masalah.  Pengadaan logistik Pemilihan 2018 harus menggunakan LPSE KPU dan melakukan pengadaan logistik keperluan pemilihan 2018 melalui E-Catalog.